Selamat Mengunjungi Di Situs Blog Amoghy News

Selasa, 30 Agustus 2016

Vespa Tua

"Vespa Tua"
Ada tete satu duduk di depan toko, dia juga tau klo dia punya celana ada tarobek. Trus ada satu cewek lewat, lalu cewek bilang begini:
"Ee... tete garasi ada tabuka tu...e"
Trus tete dgn penuh percaya diri jawab:
"Brarti ko su liat ada MOTOR TIGER HITAM parkir di dalamnya too?"
Cewek bilang:
"Ah trada... sa cuma liat MOTOR VESPA TUA yg bannya lagi KEMPES moo..."
Tete jawab:
"Biar MOTOR VESPA TUA tapi mesin KAWASAKI nyongg..."

Read more »

Rabu, 01 Juni 2016

Kapolres Nabire Mediasi Perdamaian Antara Suku Mee & Suku Jawa Terkait Bentrok Wonorejo

Kapolres Nabire Mediasi Perdamaian
1 June, 2016 20:02


Kasus pertikaian antara warga suku Mee dan suku jawa yang terjadi pada tanggal 15 mei 2016 lalu, akhirnya sepakat didamaikan melalui pertemuan kedua belah pihak yang dilaksanakan di Aula Polres Nabire, selasa kemarin (31/05).
Peretemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Semmy Ronny Thabaa, didampingi Kasat Binmas Polres Nabire, AKP Mardi Marpaung S.Sos, Kasat Intelkam Polres Nabire, AKP Burhanuddin P.
Sedangkan dari kedua belah pihak dihadirkan Lurah Bumi Wonorejo, Supadi, Abdul Gofur Ketua FKPN, dan Syamsudin, sebagai perwakilan suku jawa. Sedangkan dari suku Mee, diwakili Fabianus Tebai sebagai Kepala Suku Mee Mapia, Agus Tebai tokoh masyarakat, Didimus Mote warga jalur 4 Bumi Wonorejo, dan Tedi Butu.
Dalam pertemuan itu, Kapolres Nabire AKBP. Semmy Ronny Thabaa menyampaikan bahwa polisi dituntut untuk mengungkap kejadian pembunuhan yang terjadi di belakang ruangan ICU RSUD, yang mengakibatkan Prada Anggun Cahyo Utomo meninggal Dunia. Namun, setelah adanya pembayaran biaya pengobatan/ biaya ganti rugi, maka kasus tersebut tidak diproses melainkan dan dianggap masalah tersebut telah selesai.
Sementara itu, Kepala suku Mee Mapia, Fabianus Tebai menyampaikan bahwa, pihaknya menolak adanya isu dan informasi yang beredar bahwa keterlibatan masyarakat suku Mee Mapia yang menewaskan Alm. Prada Anggun Cahyo Utomo di RSUD Nabire.
Menurut Fabianus, ada dugaan keterlibatan oknum Pol-PP yang piket saat malam itu di RSUD Nabire dalam kejadian penganiayaan tersebut. Untuk itu, Fabianus meminta perlunya kerja sama antar warga Mee Mapia dengan warga Jawa di pos kamling jalur 5 Bumi wonorejo sehingga kedua suku tersebut kompak dan akrab.
Sementara itu, kepala Lurah BMW Pak Supadi meminta kepada seluruh masyrakat agar tidak terpancing terhadap adanya isu-isu yang terjadi ditengah masyarakat terutama kepada kedua belah pihak.

Read more »

Jumat, 10 Juli 2015

Mob "Baru Persiapan"

Pace Yaklep de mo ke Abe jadi pace ko naik taksi dari terminal Entrop. Pas Pace lihat ada perem cantik duduk di sudut kursi belakang. Tara tunggu lama, Pace Yaklep langsung naik duduk disebelah perem. Setelah penumpang penuh mobil mulai jalan, pas dekat tanjakan skyline, Pace Yaklep mulai sorong badan jepit perem sampai perem nafas satu-satu.
Mobil jalan trus sampe di tikungan depan Pura, Pace Yaklep ko bikin begitu lagi. 10 meter dekat tikungan Vihara, pace mulai mo gerakan jepit perem. Tapi perem langsung buang suara.”Boo… Pace tikungan masih jauh baru”. Tapi Pace Yaklep macam tra bersalah jadi pace jawab baik-baik.”Yoo… ni baru persiapan too…”.

Read more »

Isaias Douw Bangga Mendapat Gelar Pasca Sarjana Di Unima Manado



Mantan Bupati Nabire, Isaias Douw salah satu wisudawan pasca sarjana Universitas Negeri Manado (UNIMA) mengatakan, dirinya merasa bangga bisa lulus dan wisuda di Unima Manado.
“Di Unima banyak profesor yang hebat-hebat dan kami bisa menimba ilmu sesuai dengan apa yang kami harapkan. Bukan cuma itu saja, sebelumnya kami telah melakukan  Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Unima Manado dan buktinya sudah 2 tahun ini kami telah mendapat gelar dari unima sebanyak 296 wisudawan dan wisudawati di Nabire. 183 wisudwan di tahun 2012 dan 113 wisudawan dan wisudawati di tahun 2015,” terang mantan Bupati Nabire tersebut.
Selanjutnya, Unima Manado sangat  membantu kami di Papua tengah khususnya di Nabire dalam dunia pendidikan.
“Kami butuh sekali pendidikan di Nabire.Sesuai dengan kebutuhan daerah. Kedepan apabila ada profesor yang siap datang untuk memberikan pendidikan di Nabire kami siap untuk membiayai semua keperluan tenaga pengajar tersebut”, pungkas Isaias Douw.

Read more »

Selasa, 07 Juli 2015

Jadwal Pelayaran Kapal Penumpang Pelni Dari Pelabuhan Nabire Bulan Juli 2015


Bagi anda yang sedang membutuhkan informasi jadwal kapal penumpang Pelni, berikut ini, jadwal pelayaran kapal penumpang Pelni yang melayani pelabuhan laut Nabire, untuk bulan Juli 2015.
KM Nggapulu akan tiba di pelabuhan Nabire pada tanggal 7 Juli 2015 berasal dari pelabuhan Wasior, dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Serui, Jayapura dengan tujuan akhir pelabuhan Biak.
Kemudian KM Dorolonda akan tiba di pelabuhan Nabire dari pelabuhan Manokwari pada tanggal 16 juli 2015, dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke Serui, Biak, hingga pelabuhan terakhir di Jayapura.
Sedangkan KM Labobar akan tiba di pelabuhan Nabire dari pelabuhan Wasior pada tanggal 28 juli 2015, dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke Jayapura.
Berikut jadwal lengkap Kapal penumpang PT Pelni yang melayani pelabuhan Nabire selama bulan Juli 2015 (Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah) :




* Waktu Berangkat dan Tiba Berdasarkan Zona Waktu Lokal

Read more »

Rabu, 24 September 2014

Organisasi Bangsa dan Rakyat yang Tidak Terwakili


Unrepresented Nations and Peoples Organization (UNPO)

Markas  : The Hague, Netherlands
Pemimpin  Sekretaris Jenderal : Marino Busdachin
(sejak 2003)
Pendirian 11 Februari 1991
Situs web resmi: http://www.unpo.org/


Organisasi rakyat dan bangsa yang tidak terwakili (dalam Bahasa Inggris: The Unrepresented Nations and Peoples Organization (disingkat UNPO), yang diusulkan pada tahun 1990 di Tartu, Estpadaia,[1] dan dibentuk pada tanggal 11 Februari 1991, di Den Haag, merupakan suatu organisasi internasional yang demokratis. Anggotanya terdiri dari penduduk asli, bangsa dalam pendudukan, kelompok minoritas dan negara merdeka berdaulat atau teritori yang secara internasipadaal kurang terwakili. Organisasi ini mendidik mengenai saluran apa yang dapat ditempuh agar suara mereka dapat didengar, dan membantu mengurangi tekanan sehingga kelompok yang frustasi tidak melakukan tindakan kekerasan untuk mendapatkan perhatian atas keinginannya. Beberapa bekas anggota seperti Armenia, Estonia, Latvia dan Georgia, telah mendapatkan kemerdekaan penuh dan bergabung dalam PBB.[2][3]
UNPO bertujuan untuk melindungi hak kemanusiaan dan hak budaya dari anggotanya, menjaga lingkungan mereka, dan mendapatkan solusi tanpa kekerasan terhadap konflik yang dialaminya. UNPO menyediakan suatu forum bagi aspirasi para anggota dan membantu anggotanya untuk turut berpartisipasi di tataran internasipadaal.
Anggota UNPO pada umumnya tidak terwakili secara diplomatik (atau hanya dengan status minor, semacam pengamat) di lembaga-lembaga internasipadaal, seperti di PBB. Oleh karena itu, kemampuan agar keinginan mereka dalam perlindungan hak dan mengatasi konflik untuk dapat dibicarakan di forum lembaga global menjadi sangat terbatas.
UNPO memiliki lima prinsip sebagaimana dituangkan dalam Covenant nya yaitu:
• Hak untuk penentuan nasib sendiri;
• Kepatuhan terhadap standard hak azasi manusia yang telah diterima secara internasipadaal sesuai Deklarasi Hak Azasi Manusia Universal dan instrumen internasipadaal lainnya;
• Kepatuhan terhadap prinsip-prinsip pluralisme demokratik dan penolakan terhadap totalitarianisme dan ke-'tidak toleran'-an dalam beragama;
• Promosi tindakan tanpa kekerasan dan penolakan terorisme sebagai instrumen kebijakan; dan
• Perlindungan terhadap lingkungan alam.
Seluruh anggota diharuskan menandatangani dan mematuhi covenan UNPO. Mereka harus menyatakan untuk mendukung prinsip tanpa kekerasan dalam perjuangan mencapai solusi damai dan menerapkan metodologi demokratik sebagai prinsip pengarah. Meskipun memakai akrpadaim "UN", organisasi UNPO merupakan suatu organisasi npada pemerintah NGO dan bukan merupakan suatu badan PBB.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_Bangsa_dan_Rakyat_yang_Tidak_Terwakili

Read more »

Kamis, 27 Februari 2014

Bagaimana Membentuk Pola Pikir yang Baru

Pola pikir kita (atau kadang-kadang disebut paradigma kita) adalah jumlah total keyakinan, nilai, identitas, harapan, sikap, kebiasaan, keputusan, pendapat, dan pola-pola pemikiran kita — tentang diri kita sendiri, orang lain, dan bagaimana kehidupan bekerja. Ini adalah saringan yang dengannya kita menafsirkan apa yang kita lihat dan alami. Pola pikir Anda membentuk kehidupan Anda dan menarik kepada diri Anda hasil-hasil yang merupakan refleksi pasti pola pikir itu. Apa yang Anda percayai akan terjadi, benar-benar terjadi.
Kita mendekati, bereaksi, dan pada kenyataannya menciptakan dunia kita berdasarkan pola pikir individual kita sendiri. Pola pikir kita memberitahu kita bagaimana permainan hidup ini harus dimainkan, dan mengatur apakah kita memainkannya secara berhasil atau tidak. Kita mungkin memiliki pola pikir, misalnya, yang memberitahu kita, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus berjuang hanya sekadar untuk hidup pas-pasan.” Atau kita mungkin memiliki pola pikir yang lebih positif, seperti, “Aku punya kemampuan yang hebat dan orang-orang ingin bekerja sama denganku.”
Pikiran adalah magnet yang sangat kuat. Apa pun yang diberitahukan pola pikir kita kepada kita adalah apa yang kita tarik, baik kita menyadarinya atau tidak! Jika Anda memiliki keyakinan bahwa, “Kehidupan ini sangat keras, dan aku harus berjuang hanya sekadar untuk hidup pas-pasan,” misalnya, Anda tidak perlu menyadari akan keyakinan itu untuk mengalami perjuangan dalam hidup Anda. Pada kenyataannya, jika Anda ingin melihat apa pola pikir Anda sebenarnya, Anda hanya perlu melihat hidup Anda dan hasil-hasil Anda. Hasil yang kita peroleh sesuai dengan apa yang kita yakini.
Jika kita tidak memeriksa pola pikir kita dan bertanya apakah pola pikir itu mendukung atau membatasi kita, kita beroperasi “secara otomatis.” Kita tidak lagi memilih keyakinan dan pola pikir kita, tetapi keyakinan dan pola pikir itu menyebabkan kita menjalani hidup dengan cara tertentu. Kita menciptakan pola pikir kita sendiri, tetapi pada saat yang sama, pola pikir kita menciptakan diri kita. Jika kita tidak mempertanyakan keyakinan yang menyebutkan bahwa “kehidupan ini sulit,” misalnya, kita akan terus berjuang bahkan tanpa mengetahui penyebabnya.
Kita semua memiliki keyakinan lama yang tersembunyi. Banyak dari keyakinan itu diperoleh pada masa kanak-kanak dan tidak lagi berguna bagi kita atau mendukung keberhasilan kita. Ketika Alice mulai memeriksa pola pikirnya, ia menyadari ia memiliki keyakinan bahwa “Uang berasal dari kedua orangtua saya.” Ketika ia masih kecil dan ingin es krim, mainan, atau boneka, dari orangtuanyalah uang berasal. Ketika remaja, dari orangtuanyalah uang tunjangannya berasal. Ketika dewasa, ia sering menemukan dirinya dalam kesulitan finansial dan terpaksa meminjam sejumlah besar uang kepada kedua orangtuanya.
Joel Arthur Barker menulis dalam Paradigms, “Mengabaikan kekuatan paradigma untuk memengaruhi pendapat Anda berarti menempatkan diri Anda dalam risiko ketika menjajaki masa depan. Agar mampu membentuk masa depan, Anda harus siap dan mampu mengubah paradigma Anda.”
Pola pikir menggerakkan perilaku kita. Jika Anda ingin melihat pola pikir Anda sendiri dan keluarga serta teman-teman Anda, cobalah mengadakan permainan kartu dengan keluarga selama liburan. Kemungkinan besar orang-orang akan melakukan di sekeliling meja kartu apa yang mereka lakukan dalam hidup mereka. Apakah beberapa orang bersikap jemu? Kompetitif? Santai? Apakah mereka ingin menyelamatkan muka atau bersikap tenang, atau apakah mereka mengambil risiko menyinggung perasaan orang lain agar dapat mengendalikan dan mendominasi? Apakah mereka malu-malu atau menguasai? Bagaimana mereka memandang orang lain akan bertindak terhadap mereka? Apakah beberapa orang berpikir mereka akan dimanfaatkan atau dibuat tampak bodoh? Apakah mereka berpikir orang lain bodoh atau berperilaku buruk? Semua perilaku ini mencerminkan pola pikir tertentu, cara melihat diri sendiri, orang lain, dan dunia.
Kita dapat mempercayai apa pun yang ingin kita percayai. Dan kita dapat menemukan banyak bukti untuk mendukung keyakinan atau pola pikir apa pun yang kita pilih, jadi kita juga dapat memilih keyakinan yang memperkuat kita dan menggerakkan kita untuk maju. Kita mulai berhasil ketika kita memahami bahwa kita mempunyai sebuah pilihan, karena, pada saat itu, kita dapat mulai memilih keyakinan yang membawa kita ke mana kita ingin pergi. William James, bapak psikologi modern, berkata, “Yakinlah bahwa hidup Anda berharga, maka keyakinan Anda akan menciptakan faktanya.”
Agar berhasil, Anda perlu memahami pola pikir Anda. Anda harus membawanya ke tingkat sadar, memerhatikannya dengan baik, dan melihat apakah ada sesuatu yang ingin Anda ubah. Jika tidak, keyakinan Anda yang tersembunyi akan mengendalikan Anda. Jika Anda tidak mengetahui pola pikir Anda, Anda tidak dapat melakukan apa pun terhadapnya. Jika Anda ingin mengubah hasil-hasil Anda, Anda harus mengubah pola pikir Anda.
Pergeseran pola pikir berarti berubah dari satu pola pikir kepada pola pikir yang lain. Dalam Ilmu Sukses, ini berarti beralih dari satu pola pikir yang menghalangi keberhasilan ke cara berpikir yang mendorong dan menarik keberhasilan.
Ketika menggeser pola pikir Anda, Anda beralih ke sebuah permainan baru dan seperangkat aturan yang baru. Ketika permainan Anda dan aturan berubah, seluruh dunia Anda mulai berubah. Anda mulai mengeluarkan energi yang berbeda, sehingga Anda menarik jenis orang-orang dan situasi yang berbeda ke dalam hidup Anda. Ketika Anda mentransformasi pemikiran Anda, Anda mentransformasi dunia Anda. Oliver Wendell Holmes pernah berkata, “Pikiran manusia yang dibentangkan ke sebuah gagasan baru tidak pernah kembali ke dimensi asalnya.”
Banyak orang mengatakan mereka ingin mengubah hidup mereka. Mereka menghadiri ceramah pembicara motivasi atau membuat janji Tahun Baru dan menjadi sangat gembira dengan semua perubahan yang mereka lihat untuk diri mereka sendiri. Atau mereka pergi ke seminar atau membaca buku dan melihat bahwa mereka ingin mulai melakukan hal-hal secara berbeda. Mereka bahkan mungkin melakukan beberapa perubahan dalam beberapa minggu pertama. Tetapi kemudian energi mereka tampak berkurang. Antusiasme mereka merosot. Sebelum Anda mengetahui hal itu, mereka kembali ke dalam rutinitas lama mereka. Ketika ini terjadi, penyebabnya adalah mereka mencoba untuk memanipulasi akibat-akibat dari kehidupan mereka, dan bukannya mencari sebabnya. Mereka mencoba untuk mengubah hasil tanpa mengubah pola pikir mereka.
Untuk memberikan hasil yang dramatis dan permanen, Anda harus mengubah cara berpikir. Jika tidak ada pergeseran pola pikir, setiap perubahan atau perbaikan hanya akan bersifat minimal dan/atau berjangka pendek.

Pikiran Bawah Sadar Anda

Pikiran bawah sadar adalah pusat kekuatan Anda, bagian yang paling menakjubkan dari diri Anda. Pikiran itu adalah sisi spiritual diri kita, dan beberapa orang bahkan menyebutnya “jiwa.” Pikiran bawah sadar mengekspresikan diri melalui perasaan dan intuisi. Ia tidak memiliki batas-batas kecuali yang ditempatkan atasnya oleh pikiran sadar Anda pada waktu pikiran sadar itu memilih pikiran atau oleh pengondisian Anda sebelumnya. Pikiran bawah sadar adalah karunia terbesar yang Anda miliki, peti harta karun yang memiliki potensi yang sangat besar.
Pikiran bawah sadar berfungsi dalam setiap sel tubuh Anda. Cobalah eksperimen ini: Gerakkan lengan kanan Anda secara memutar. Pada waktu Anda melakukannya, pikirkanlah fakta bahwa pikiran bawah sadar Andalah yang melakukan perintah ini. Tidak ada cara bagi Anda untuk dapat menggerakkan kurang lebih 157 otot antara bahu dan pergelangan tangan Anda secara sadar. Itu terlalu banyak bagi pikiran sadar Anda untuk mengaturnya. Terlalu rumit untuk mengatakan, “Nah, mari kita putar otot No. 63 sepuluh derajat ke kanan, otot No. 32 sebelas derajat ke kiri, dan seterusnya.”
Pikiran bawah sadar Anda hanya menerima pengarahan, “Gerakkan lengan kanan Anda secara memutar” dan melaksanakannya, sama seperti jantung Anda tetap berdenyut dan paru-paru Anda bernapas bahkan sementara Anda tidur. Pikiran sadar Anda memberikan perintah untuk menggerakkan lengan, tetapi pikiran bawah sadar melaksanakannya.
Proses ini terjadi ribuan, bahkan ratusan ribu, kali setiap hari. Setiap kali pikiran sadar Anda menerima sebuah pikiran, pikiran bawah sadar Anda mulai melaksanakannya dan mewujudkannya di dunia di sekitar Anda. Inilah alasan mengapa sangat penting memilih pikiran Anda dengan hati-hati. Apa pun yang disimpan di dalam pikiran sadar langsung melewati pikiran bawah sadar dan mulai menggerakkan tubuh dan kekuatan yang tak terlihat menjadi tindakan.
Pikiran bawah sadar tidak memiliki kemampuan untuk menyensor atau menolak informasi. Ia langsung bertindak atas perintah apa pun yang diberikan padanya. Pikiran bawah sadar tidak dapat mengetahui perbedaan antara sesuatu yang benar-benar terjadi dan sesuatu yang dibayangkan dengan jelas.
Setiap pikiran yang secara terus-menerus Anda tanamkan pada pikiran bawah sadar Anda menjadi tetap dan membentuk kebiasaan. Gagasan dan kebiasaan yang tetap ini menjadi pola pikir Anda. Pola pikir kita berada dalam pikiran bawah sadar. Pola pikir terus mengekspresikan diri dan menggerakkan hasil-hasil kita tanpa bantuan pikiran sadar sampai diganti secara sengaja. Sering kali, kita bahkan tidak menyadari keberadaan mereka, tetapi mereka aktif di dalam pikiran bawah sadar dan mendikte tingkat keberhasilan kita sampai kita dengan sadar menggantinya.
Pikiran bawah sadar dan pikiran sadar seperti kebun dan tukang kebun. Pikiran sadar adalah tukang kebunnya. Anda dapat menggunakannya untuk memilih benih apa, atau pikiran apa, yang ingin Anda tanam. Pikiran bawah sadar akan menanam benih tersebut dan memberikan hasil yang persis mencerminkan jenis pikiran yang Anda tanam. Pikiran apa pun yang Anda terima dan pelihara akan tumbuh dalam kebun dan dilaksanakan oleh pikiran bawah sadar Anda.

Jalan Menuju Hasil

Inilah cara kerjanya. Kita memilih sebuah pikiran dalam pikiran sadar dan menjadi terlibat secara emosional dengan pikiran itu. Pada waktu kita terus memilih pikiran itu dan menanamkannya di dalam pikiran bawah sadar, pikiran bawah sadar mulai menggerakkan tubuh untuk bertindak. Itulah tepatnya apa yang terjadi beberapa menit yang lalu ketika Anda menggerakkan lengan Anda. Anda secara sadar memilih pikiran itu dan merasakan Anda ingin melakukannya. Anda memberikan perintah dan menanamkannya di dalam pikiran bawah sadar Anda, yang mengaktifkan semua otot yang diperlukan untuk menggerakkan lengan Anda. Dengan cara inilah semua hasil tercipta. Pikiran menciptakan perasaan dalam pikiran bawah sadar Anda. Perasaaan menciptakan tindakan, dan tindakan menciptakan hasil.
Ubahlah pemikiran Anda, dan Anda mengubah hasil Anda. Setiap pikiran yang terus-menerus Anda pikirkan akhirnya berakhir dalam bentuk fisik. Jika pikiran Anda berubah, hasil Anda pasti berubah.
PIKIRAN => PERASAAN => TINDAKAN => HASIL

Memilih Pola Pikir Anda Yang Baru

Bagaimana Anda mendapatkan pola pikir yang baru? Bagaimana Anda memilih pikiran baru untuk menggantikan pikiran lama Anda yang membatasi? Berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk menciptakan pola pikir Anda yang baru:
1. Buatlah pola pikir Anda senyata, sekonkret, dan sekomprehensif mungkin.
Itu berarti menuliskannya dengan tepat sebagaimana yang Anda inginkan. Keyakinan baru apa yang ingin Anda jalani? Sikap atau pendapat baru apa yang ingin Anda terapkan? Kebiasaan mental dan pola baru apa yang akan bermanfaat untuk dimasukkan ke dalam hidup Anda? Apa nilai-nilai Anda yang sesungguhnya? Harapan-harapan apa yang akan membawa Anda kepada keberhasilan? Ingin menjadi siapakah Anda? Ketika Anda membaca pola pikir Anda yang baru dan gambar kehidupan yang Anda inginkan, bagaimana rupa gambar itu? Di mana diri Anda? Bagaimana perasaan Anda? Apa yang Anda lihat? Siapa yang ada di dekat Anda? Akan seperti apakah suatu hari yang Anda jalani jika Anda menjalani hidup dengan sikap, keyakinan, dan pikiran baru itu?
Mulailah dengan menulis, “Aku sangat gembira, dan bersyukur sekarang karena…” Kemudian lanjutkan untuk menggambarkan keyakinan, sikap, pendapat, kebiasaan mental, nilai-nilai, dan harapan-harapan Anda tepat seperti yang Anda inginkan.
2. Berpikirlah secara tidak terbatas.
Biarkan diri Anda membayangkan masa depan dan sikap Anda terhadap diri sendiri, orang lain, dan bagaimana dunia bekerja tepat seperti yang Anda inginkan. Jangan sekadar berusaha mendapatkan apa yang Anda pikir dapat Anda peroleh. Wujudkan kehidupan yang benar-benar Anda inginkan!
3. Pastikan untuk menuliskannya dalam kalimat seolah-olah Anda sudah memilikinya.
Anda tidak boleh berpikir dalam bentuk “suatu hari,” atau menulis “Aku akan.” Tulislah dan alamilah, seolah-olah hal itu terjadi saat ini, sekalipun hasilnya belum terwujud. Tulislah, misalnya, “Aku suka menghasilkan uang dan menjalankan bisnis yang berhasil, karena hal itu memungkinkan aku bermurah hati kepada orang lain.” Berikan pikiran bawah sadar Anda pesan bahwa realitas ini sudah nyata dalam hidup Anda.
Ingatlah, pikiran bawah sadar menerima segala sesuatu yang diberikan kepadanya, tanpa menyunting, menyensor, atau menilai. Jika Anda menuliskan bahwa itu akan terjadi nanti, hal itu memberitahukan pikiran bawah sadar Anda bahwa Anda tidak memiliki apa yang Anda inginkan, dan Anda belum menjadi orang yang Anda inginkan. Ketika Anda mengatakan, “Aku akan,” Anda sedang mengatakan kepada pikiran bawah sadar Anda bahwa Anda tidak demikian. Saya pernah membaca pernyataan misi sebuah organisasi yang mengatakan mereka “berjuang untuk menjadi nomor satu.” Terkalah apa yang selalu mereka lakukan. Berjuang! Dengan pernyataan misi itu, mereka selalu berjuang, tetapi tidak pernah menjadi nomor satu! Jika Anda mendapatkan diri Anda tergelincir dan menuliskan dalam bentuk masa mendatang, kembalilah dan bawa gambaran pola pikir Anda ke dalam bentuk saat ini.
4. Buatlah pola pikir Anda bersifat emosional.
Selain menuliskan dalam bentuk sekarang, sertakan kata-kata emosional dan terlibatlah secara emosional dengan apa yang sedang Anda tulis. Ingatlah, perasaan adalah pintu gerbang menuju pikiran bawah sadar, dan pikiran bawah sadar Anda adalah kekuatan yang sesungguhnya di balik keberhasilan Anda. Emosi menciptakan motivasi. Anda harus menjadi bersemangat. Jika Anda tidak bersemangat dengan pola pikir Anda yang baru, jika Anda tidak benar-benar jatuh cinta dengan pola pikir yang baru itu, pola pikir yang baru itu tidak akan terbentuk dalam bentuk fisik. Semangat manusia tidak akan menginvestasikan upayanya untuk sesuatu yang biasa-biasa saja! Jika Anda tidak merasa penuh semangat setelah menuliskan pola pikir Anda yang baru, kembalilah dan kerjakan ulang apa yang telah Anda tuliskan. Ketika hal itu benar-benar menggerakkan Anda, Anda siap membuatnya menjadi kenyataan.
5. Berhati-hatilah agar Anda menyatakan apa yang benar-benar Anda inginkan, bukan apa yang tidak Anda inginkan.
Pikiran kita tidak dapat memproses kata tidak. Jika saya mengatakan pada Anda untuk tidak berpikir tentang es krim, apa yang Anda pikirkan? Terlebih dahulu Anda pasti berpikir tentang apa yang saya katakan untuk tidak Anda pikirkan, sebelum Anda dapat mengatakan pada pikiran Anda untuk tidak berpikir tentang hal itu! Semua pemikiran ini akan membuat Anda menarik hal yang benar-benar tidak Anda inginkan. Jadi ingatlah untuk menyatakan apa yang benar-benar Anda inginkan.
6. Ciptakan sebuah gambar tentang pola pikir Anda dan beradalah dalam gambar itu, bukan sekadar menjadi pengamat yang melihat ke gambar itu.
Rata-rata orang yang melakukan latihan ini, mereka hampir selalu mendapati bahwa mereka melihat diri mereka dalam gambar itu. Itu tidak akan berhasil. Anda harus berada dalam gambar pola pikir Anda yang baru itu. Jika Anda melihat ke diri sendiri dalam gambar itu, Anda mengatakan pada pikiran bawah sadar Anda bahwa itu bukan benar-benar diri Anda, Anda belum benar-benar berada di sana. Ketika Anda benar- benar berada dalam gambar itu, Anda sedang merasakan emosi dan hasil yang telah Anda peroleh dalam hidup baru Anda. Anda mengatakan pada pikiran bawah sadar Anda, “Ini nyata!” Pikiran bawah sadar Anda segera mulai menciptakan realitas itu. Lihatlah apa yang Anda lihat jika Anda berada dalam gambar itu, bukan melihat ke diri Anda sendiri dalam gambar itu.
Ketika Anda mulai menjalani kehidupan berdasarkan pola pikir Anda yang baru, Anda mulai mengambil keputusan yang berbeda. Anda mungkin mulai berhubungan dengan berbagai jenis orang, dan Anda menarik lingkungan yang berbeda ke dalam hidup Anda. Semakin sering dan bersemangat Anda memasukkan pola pikir Anda ke dalam pikiran Anda, semakin cepat pola pikir itu akan bermanifestasi.
Tips ini efektif apakah Anda sedang membuat pola pikir yang baru atau visi yang baru, semoga bermanfaat!

Sumber : http://www.akuinginsuksssses.com/bagaimana-membentuk-pola-pikir-yang-baru/

Read more »

Apa yg Kita Pikirkan dan Kita Lihat, Terkadang tidak Seperti pada Kenyataan yang Ada...

Bulan terlihat dikejauhan mengeluarkan sinar teduh menerangi gulita, matahari lah yang memberikan cahaya, sehingga terlihat bgitu indah...

Rumput tetangga terlihat begitu hijau, karna kita tak memilikinya, hingga menimbulkan hasrat tuk dapat menguasainya, padahal sih biasa saja...

Si miskin melihat si kaya bgitu bahagia dengan kecukupan segalanya, padahal setiaphari mereka pusing dan risau menjaga hartanya takut hilang entah kmana...

Rakyat kecil ber angan-angan ingin menjadi Raja, padahal bgitu besar pertanggung jawabanya kelak di hari qiyamah...

Seorang pria mendamba wanita cantik untukpendamping hidupnya, smakin cantik wanita smakin banyak kan menyita perhatian kita, terbengkalaylah sgala urusan...

Pahitnya jamu terasa tak enak dilidah, padahal jamu asli sgt menyehatkan tuk badan kita...

Melihat orang kelaparan seakan menyedihkan, padahal apapun makanan yg mereka temukan, terasa sgt lezat bagai makanan yg datang dr surga bagi mereka, tpjgn jd alasan untuk tdk membantunya...

Menyedihkan melihat daun2 gugur dihalaman rumah, padahal dengan bgtu, tunas2 baru kan tumbuh menjadi daun muda yg segar dan indah....

Apa yg kita pikirkan, apa yang kita lihat, terkadang tidak seperti kenyataannya yang ada...begitulah kira-kira, silahkan jika ada yang mau menambahkan...hmm :)

Read more »

Rabu, 22 Januari 2014

Mob Papua : Kurang Campuran....!!!!???

Suatu hari seorang cucu bertanya sama neneknya :

Cucu : " Nenek Manusia diciptakan dari apa ..ee ?"

Nenek : " dari tanah liat toh...!!!"

Cucu : " Trus kenapa ada yang buta. pincang, tuli ..!!!!??

Nenek : " Oh...yang itu mungkin kurang campuran kapa..."


hahahaha.....!!!!!??

Read more »

Mob Papua : " Obet Dengan de pu Bapa.....!!!

Suatu hari obet de pulang sekolah sambil nangis- nangis ke rumah nya.....

Bapa : " Ko Kenapa.....?"

Obet : " ibu guru dong ....tuh...bapa...."

Bapa :" Ibu guru dong ...kenapa ?......ko bilang cepat..... !!!!!

Obet : " ah...dong bilang mama, cantik macam bidadari..."

Bapa : " bah....seharusnya ko bangga,....dong bilang mama cantik kaya bidadari......."

Obet : " Iyo...tapi masa dong bilang BIDADARI KAWIN DENGAN BABI HUTAN.....tuh "

Bapa : ".......heh..!!!!! @$%$^%&^&^*



HE...HE...HE...HE...HE.......wkwkwkwkwkwkw???????

Read more »

Mob Papua : Tete (kakek) mo berangkat....??

Suatu hari Tete rencana brangkat dari Biak dengan kapal putih ke Serui , tapi nene tidak ijinkan tete berangkat....tapi Tete tetap paksa sampai di Pelabuhan.....Tete naik kapal
stom pertama sudah bunyi,,,,,,,nene batariak (teriak):
Nenek : " Tete ko turun cepat...eee!!!!
tapi Tete tra mau turun
tralama stom kedua bunyi ...nene su emosi,
sampai stom ketiga bunyi, kapal su lepas tali mau olah gerak......tete tidak juga turun dari kapal laangsung nene bataria tete dari jauh
Nenek : " Tete kepala botak bertahan trus...!!! Kalo ko tra cepat turun berarti mulai hari ini, menit ini, detik ini
Saa.....LONTE.........Tiitiiiik......!!!!


wuahahaha,,,,,,,,,,,,wkwkwkw....

Read more »

Sabtu, 18 Januari 2014

Cara Cepat Belajar Membaca

Ada anak kecil 1 de baru masuk sekolah. Di sekolah ibu guru bilang, "Nanti kalu pulang sekolah bilang bapa ajar membaca eh..??"

Di rumah de bilang sama de pu bapa, "Bapa, tadi ibu guru bilang bapa ajar kita membaca..."

Langsung de bapa bilang, "Iyo ko makan dolo habis makan baru bapa ajar ko membaca..."

Saat makan di meja makan tu ada kecap ABC. Langsung de bapa mulai ambil kecap ABC sambil tunjuk huruf.

Bapa tanya: "Ini apa?"
Anak jawab: "A.."
Bapa tanya lagi: "Ini apa?"
Anak de jawab: "B.."
Bapa tanya trus: "Ini apa?"
Anak jawab: "C.."
Bapa tanya terakhir: "Baca apa?"

(anak langsung jawab)
Anak: "Dibaca 'KECAP'..!!"

Sumber: http://www.ketawa.com/2013/02/8598-cara-cepat-belajar-membaca.html#ixzz2qoX9dG30

Read more »

Senin, 03 Juni 2013

Puisi Ungkapan Patah Hati karena Cinta

Kisah 31 Mei 2013 Patah Hati.

Puisi Ungkapan Patah Hati karena Cinta
Cinta membuat segalanya indah, karena cinta sesuatu yang pahit jadi manis, karena cinta yang sebuah luka jadi bahagia, kekuatan cinta memang sungguh luar biasa. Keindahan nya melebihi nikmat apa pun yang ada di dunia ini. Sebuah anugerah luar biasa yang harus kita syukuri.

Namun apa jadinya jika cinta yang indah itu tiba-tiba menjadi sebuah duka dan lara, bak sambaran petir menghantam bebatuan. Cinta yang dulu terasa indah kini serasa sebuah neraka yang dipenuhi duka dan lara. Begitulah mungkin yang dirasakan
Bagi anda-anda yang sedang patah hati.

Sebuah puisi tentang ungkapan patah hati akan saya sajikan buat si dia di bawah ini :

Kau.engkau.cintaaku Badita

Nirwana, surga, nikmat tak hingga
Sebuah naungan, impian setiap insan
Kau berikan warna, dalam setiap langkah
Kau pancarkan cahaya cintamu.

Bergetar, mengelegar.
Tamparan pedih, perih, sakit
Menusuk kulit, tulang, jantung
Tinggalkan luka, kau tusukan
Tajamnya pisau dalam lemah, hatiku
Saat kau ucapkan kata-kata itu
Sungguh tak kuasa kerebahkan rasa sakitnya hatiku

Teteskan air mata ini,
Ku lepas Dalamnya sanubari
Wahai engkau Cintaku Badita.


Demikian puisi tentang patah hati ini tergores pada Tanggal 31 Mei 2013 KPR Black Pasor Nabire..

Read more »

Minggu, 05 Mei 2013

Sejarah Singkat Bangsa Papua Barat (1961)

Pada bulan Desember 1950, PBB memutuskan bahwa Papua bagian barat memiliki hak merdeka sesuai dengan pasal 73e Piagam PBB.[3] Karena Indonesia mengklaim Papua bagian barat sebagai daerahnya, Belanda mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan masalah ini, namun Indonesia menolak. Setelah Indonesia beberapa kali menyerang Papua bagian barat.

Belanda mempercepat program pendidikan di Papua bagian barat untuk persiapan kemerdekaan. Hasilnya antara lain adalah sebuah akademi angkatan laut yang berdiri pada 1956 dan tentara Papua pada 1957. Sebagai kelanjutan, pada 17 Agustus 1956 Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibukota di Soasiu yang berada di Pulau Tidore, dengan gubernur pertamanya, Zainal Abidin Syah yang dilantik pada tanggal 23 September 1956.[4]

Pada tanggal 6 Maret 1959, harian New York Times melaporkan penemuan emas oleh pemerintah Belanda di dekat laut Arafura. Pada tahun 1960, Freeport Sulphur menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Perusahaan Borneo Timur untuk mendirikan tambang tembaga di Timika, namun tidak menyebut kandungan emas ataupun tembaga.[5]

Karena usaha pendidikan Belanda, pada tahun 1959 Papua memiliki perawat, dokter gigi, arsitek, teknisi telepon, teknisi radio, teknisi listrik, polisi, pegawai kehutanan, dan pegawai meteorologi. Kemajuan ini dilaporkan kepada PBB dari tahun 1950 sampai 1961.[6] Selain itu juga didakan berbagai pemilihan umum untuk memilih perwakilan rakyat Papua dalam pemerintahan, mulai dari tanggal 9 Januari 1961 di 15 distrik. Hasilnya adalah 26 wakil, 16 di antaranya dipilih, 23 orang Papua, dan 1 wanita. Dewan Papua ini dilantik oleh gubernur Platteel pada tanggal 1 April 1961, dan mulai menjabat pada 5 April 1961. Pelantikan ini dihadiri oleh wakil-wakil dari Australia, Britania Raya, Perancis, Belanda, dan Selandia Baru. Amerika Serikat diundang tapi menolak.

Dewan Papua bertemu pada tanggal 19 Oktober 1961 untuk memilih sebuah komisi nasional untuk kemerdekaan,
bendera Papua, lambang negara, lagu kebangsaan ("Hai Tanahkoe Papua"), dan nama Papua. Pada tanggal 31 Oktober 1961, bendera Papua dikibarkan untuk pertama kali dan manifesto kemerdekaan diserahkan kepada gubernur Platteel. Belanda mengakui bendera dan lagu kebangsaan Papua pada tanggal 18 November 1961, dan peraturan-peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 1961.

Maka pada tanggal 1 Desember 1961 merupakan hari bersejarah bagi rakyat Papua. Oleh karena itu rakyat Papua memperingati hari kermerdekaannya pada tiap tanggal 1 Desember 1961 tersebut.

Read more »

Sabtu, 01 Desember 2012

Siapa kami

Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) merupakan komitmen dunia untuk cita-cita universal martabat manusia. Kami memiliki mandat yang unik dari masyarakat internasional untuk memajukan dan melindungi semua hak asasi manusia.

Kepemimpinan

Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia adalah manusia yang utama hak resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Komisioner Tinggi mengepalai OHCHR dan ujung tombak manusia PBB 'hak usaha. Kami menawarkan kepemimpinan, bekerja obyektif, mendidik dan mengambil tindakan untuk memberdayakan individu dan membantu negara-negara dalam menegakkan hak asasi manusia.
Kami adalah bagian dari Sekretariat PBB dengan kantor pusat kami di Jenewa.
Prioritas Kantor diatur dalam dua dokumen strategis kunci: Rencana Aksi OHCHR dan yang OHCHR Rencana Pengelolaan 2.012-2.013 .
Prioritas ini termasuk keterlibatan negara yang lebih besar, bekerja sama dengan mitra kami di tingkat negara dan lokal, dalam rangka untuk memastikan bahwa standar HAM internasional yang dilaksanakan di lapangan, peran kepemimpinan yang lebih kuat untuk Komisaris Tinggi, dan kemitraan yang lebih erat dengan masyarakat sipil dan badan-badan PBB.

PBB hak asasi manusia sistem

Kami juga mendukung kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mekanisme hak asasi manusia, seperti Dewan Hak Asasi Manusia dan badan-badan perjanjian inti dibentuk untuk memantau kepatuhan Negara Pihak 'dengan perjanjian-perjanjian internasional hak asasi manusia, mempromosikan hak untuk berkembang, koordinat HAM PBB pendidikan dan kegiatan informasi publik, dan memperkuat hak asasi manusia di seluruh sistem PBB. Kami bekerja untuk memastikan penegakan norma-norma yang diakui secara universal hak asasi manusia, termasuk melalui promosi baik ratifikasi universal dan pelaksanaan perjanjian hak asasi manusia utama dan menghormati aturan hukum.

Struktur kami

Kami memiliki kantor di markas besar PBB di New York dan kantor di berbagai negara dan wilayah. Selain Kantor Eksekutif Komisaris Tinggi dan jumlah unit yang melapor ke Wakil Komisaris Tinggi, OHCHR memiliki dua divisi utama dan empat cabang.
Untuk melaksanakan mandat yang komprehensif kami, kami mempekerjakan lebih dari 850 staf (update terakhir pada bulan April 2007), yang berbasis di Jenewa dan New York dan di 11 kantor negara dan tujuh kantor regional di seluruh dunia, termasuk tenaga kerja dari beberapa 240 petugas hak asasi manusia internasional yang melayani dalam misi perdamaian PBB. Kami didanai dari PBB anggaran rutin dan dari sumbangan sukarela dari negara-negara anggota, organisasi antar pemerintah, yayasan dan individu.

 Hubungi kami

 Pertanyaan Umum:
Telepon: +41 22 917 9220
E-mail: InfoDesk@ohchr.org
Daftar kontak
 

Read more »

Sabtu, 06 Oktober 2012

BELAJAR DARI REVOLUSI PERANCIS


REVOLUSI PERANCIS ( 1787 )


Bendera Perancis
Revolusi perancis adalah proses perubahan yang terjadi di bidang pemerintahan atau ketatanegaraan dan kemasyarakatan.
Pada waktu terjadi revolusi perancis, pemerintahan di Perancis di bahwa kekuasaan raja yang bernama Louis IV.

Sebab-sebab terjadi revolusi perancis  ini tidak terjadi dengan tiba-tiba, tetapi dilatarbelakangi oleh adanya peristiwa-peristiwa baik yang terjadi di dalam negeri perancis sendiri maupun di luar negeri revolusi yang terjadi di Amerika.

Sebab-sebab terjadinya revolusi perancis antara lain :

1.    adanya pemborosan dalam penggunaan keuang Negara yang dilakukan oleh raja danbangsawan untuk kepentingan dan kesenangan pribadi.
2.    adanya pertentangan antara raja denganbangsawan dalam hal pajak.
3.    Adanya pengaruh dari luar. Yaitu keberhasilan revolusi rakyat amerika untuk menentan ke tidakadilan dan penindasan oleh penjajahan Inggris.

Revolusi perancis yang ditandai dengan peristiwa penyerbuan ke penjara Bastille nampaknya makin meluas.  Rakyat marah dan membakar istana para bangsawan yang dianggap setia pada Raja.

Semboyang revolusi Perancis yang berbunyi “ Liberte, Egalite, Fraternite” yang berarti “Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan”

Kebebasan, merupakan suatu asas yang menjadi ciri kehidupan masyarakat yang menghendaki adanya kebebasan dan kemerdakan.

Persamaan, adanya suatu asas yang tidak membedabedakan warga.

Persaudaraan, suatu asas mendasari persatuan kebebasan atau nasionalisme.

Read more »

Sabtu, 25 Agustus 2012

PENGERTIAN REFERENDUM





PENGERTIAN REFERENDUM

Kata Referendum atau Plebisit berasal dari bahasa Latin yaitu
plebiscita yang berarti pemilihan langsung, dimana pemilih diberi kesempatan untuk memilih atau menolak suatu
tawaran/usulan. Di Indonesia sering disebut Jajak Pendapat sedangkan di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) disebut Penentuan Nasib Sendiri (Self Determination).  

CONTOH REFERENDUM
  Pada tanggal 15 Agustus 1962 Belanda dan Indonesia menandatangani Perjanjian di Gedung Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York Amerika Serikat mengenai Proses Peralihan Administrasi Pemerintahan West Papua dan Pengaturan mengenai Proses Referendum tahun 1969. Dalam Perjanjian tersebut, di mana dalam pasal 18 menyetakan bahwa Pemerintah Indonesia akan melaksanakan pepera dengan bantuan dan partisipasi dari utusan PBB dan Stafnya untuk memberikan kepada rakyat yang ada di Papua kesempatan menjalankan penentuan pendapat secara bebas.  

PERJANJIAN NEW YORK 15 AGUSTUS 1962 
Perjanjian ini muncul akibat adanya dukungan Persenjataan Rusia kepada Pemerintah Indonesia melalui Politik President Soekarno untuk menolak Hak Pen- duduk Pribumi Papua untuk Menentukan Nasibnya Sendiri yang dibersiapkan Kerajaan Belanda. Akibatnya Badan Inteligen Amerika (CIA) mengutus Mr. Elsworth Bunker untuk berunding dengan Soekarno dan Menteri Luar Negeri Belanda DR. Joseph Lun untuk mencari solusi agar Indonesia bisa memberhen- tikkan Partai Komunisnya dan Persenjataan Militernya dari Rusia. Usul Soekarno yaitu agar Belanda segera menyerahkan Administrasi Negara Papua Barat kepada Indonesia sedangkan usul DR. Joseph Lun yaitu Indonesia harus bersedia memberikan Hak Penentuan Nasib Sendiri kepada Rakyat Pribumi Papua. Selanjutnya Bunker membuat suatu Rancangan yang dikenal dengan nama USULAN/RANCANGAN Bunker yang dimuat dalam Surat Rahasia Presiden Amerika J. F. Kennedy yang berbunyi “Bapak Ellsworth Bunker, yang telah melakukan tugas moderator dalam pembicaraan rahasia antara Belanda dan Indo- nesia, telah menyiapkan formula yang akan mengiz- inkan Belanda untuk menghidupkan kontrol adminis- tratif di wilayah ke PBB administrator. PBB, pada gilirannya, akan melepaskan kontrol ke Indonesia dalam periode tertentu. Perjanjian ini akan mencakup ketentuan-ketentuan di mana orang Papua, dalam pe- riode tertentu, akan diberikan hak penentuan nasib sendiri. PBB akan terlibat dalam persiapan untuk pe- laksanaan penentuan nasib sendiri”. Soekarno telah memainkan perananya untuk men dukung Blok Timur pada era Perang Dingin walaupun Politik Luar Negeri Indonesia yang Katanya Politik Bebas Aktiv sehingga tidak mendukung Blok Timur (Rusia yang berpaham Komunis) atau pun Blok Barat (Amerika dan Sekutunya).
Add caption
 
Elsworth
Bunker
 
Politik taktik liciknya inilah sehingga menyebabkan John. F. Kennedy ditekan oleh Staf Dewan Keamanan Nasional Amerika Mr. Roberth Jhonson melalui Asisten Pribadinya Mr. Bundi pada tanggal 18 Desember 1961. Kemudian tekanan berdatangan lagi pada tanggal 20 Maret 1962 dari CIA, the Departments of State, Defence, the Army, the Navy, the Air Force, the Joint Staff, and NSA, dan kemudian ditunjuk Mr. Elsworth Bunker sebagai Mediator (Penengah) antara Indonesia dan Belanda. Surat Gabungan dari berbagai Institusi Pemerintah Amerika ini, sehingga President John. F. Kennedy menyuruh adiknya Roberth Kennedy untuk ke Jakarta terima bayaran dari Soekarno kemudian pada tanggal 2 April 1962 President John. F. Kennedy mengeluarkan surat Rahasia untuk menekan Perdana Menteri Belanda Mr. De Quai di Den Haag agar menerima usulan yang dirancang oleh Elwosrth Bunker. Elsworth Bunker adalah salah seorang Diplomat Amerika yang Sukses memerangi Komunis di berba- gai penjuru bumi, beliau terakhir menjabat sebagai Pensiunan Duta Besar Amerika di India.  Akibat dari campur tangan dan kepentingan Amerika atas Papua maka Amerika wajib mengeksploitasi hasil Bumi Papua seperti atas Papua maka Amerika wajib mengeksploitasi hasil Bumi Papua seperti apa yang kita saksikan dalam cam- pur tangan mereka pada saat proses Referendum tahun 1969 di Papua yang di sebut PEPERA (Penentuan Pendapat Rakyat) atau Act of Free Choice (Pemilihan Bebas).




Foto Bersama Penanda Tanganan Perjanjian New York, 15 Agustus 1962. Dari kiri ke kanan: Soebandrio (Wakil Indonesia), SEKJEN PBB Uthant, DR. Van Royen (Wakil Belanda), Elsworth Bunker (Mediator), Schurman (Delegasi Belanda).


   

PENYERAHAN ADMINISTRASI 

Proses penyerahan Administrasi Pemerintahan Papua Barat dari Kerajaan Belanda kepada suatu Badan Per- wakilan Sementara PBB yaitu UNTEA (United Nation Temporary Executive Authority) dimulai pada tanggal 1 Oktober 1962. Pada masa Pemerintahan UNTEA, telah diadakan uji coba Jajak Pendapat di Merauke dan ternyata hasilnya 100% menolak Indonesia. Akibatnya Soekarno membabi buta untuk menekan PBB sehingga melahirkan suatu perundingan Rahasia antara Amerika, Belanda dan Indonesia di Roma (Ibu Kota Italy). UNTEA hanya memimpin negeri Papua dalam kurun waktu singkat yaitu selama 6 bulan saja akibat kedatangan militer Indonesia yang semakin hari semakin banyak dan memaksa masyarakat Pribumi Papua untuk menekan PBB segera keluar dari Papua dan Menolak PEPERA tahun 1969. Kegiatan yang disebut Gerakkan Merah Putih ini sehingga PBB harus menyerahkan Administrasi Wilayah ini kepada Republik Indonesia tanggal 1 Mei 1963 (Sesuai Perjanjian Roma yang ditanda tangani tanggal 30 September 1962 di Ibu Kota Italy). Berikut adalah isi dari perjanjian Roma yang ditanda-tangani secara Rahasia oleh tiga Negara yaitu Amerika, Belanda, dan Indonesia antara lain: Referendum atau Pemilihan Bebas yang direncanakan tahun 1969 dalam perjanjian New York Agustus 1962 dibatalkan atau dihapuskan saja tetapi pada ayat berikutnya menjelaskan bahwa Indonesia mengurusi Administrasi Papua hanya selama 25 tahun saja, terhitung mulai dari 1 Mei 1963. Laporan hasil akhir PEPERA diterima di muka Sidang Umum Tanpa Ada Perdebatan. Amerika Wajib Menanam Saham di Papua un- tuk mengeksploitasi Kekayaan alam guna pembangunan daerah Papua. Dan Amerika akan memberikan dana Pembangunan sebesar  US. $.30 Juta untuk Pembangunan selama 25 tahun (Dana ini disebut NKRI tahun 1960an Dana FUNDWI). Dan Amerika akan memberikan Dana lewat Bank Dunia untuk membantu Indonesia mengirim Transmigrasi ke Papua mulai tahun 1977 (Transmigrasi pertama ke Timika setelah pembukaan PT. Freeport tahun 1976).  

PERSIAPAN REFERENDUM 

Untuk memenangkan Proses Referendum tahun 1969, maka Pemerintah NKRI mengambil langkah Operasi Militer untuk membasmi seluruh Perlawanan Rakyat Pribumi Papua yang menentang NKRI. Awalnya dimulai dengan Operasi Tumpas tahun 1964-1968 oleh Kartidjo dan Bintoro kemudian Operasi Khusus oleh Ali Murtopo untuk merekrut seluruh Tokoh Masyarakat, Agama, ORMAS, dll serta menampung di suatu penampungan khusus yang dijaga ketat sehingga tidak ada komunikasi dengan keluarga mereka. Terben- tuknya Dewan Musyawarah PEPERA (DMP) di Jayapura tanpa ada Konsultasi dengan Dewan-Dewan seluruh Papua sesuai Perjanjian New York Pasal 18. Pembatasan jumlah Peserta Jajak Pendapat menjadi 1026 orang yang terdiri dari Penduduk Pribumi dan Non Pribumi Papua adalah kekuasaan NKRI karena telah diatur dalam Perjanjian Roma. Akibatnya, banyak Rakyat Pribumi emosi dan ingin berontak tetapi tak berdaya karena tak ada pasukan Perdamaian Inter- nasional pada saat Persiapan maupun Pelaksanaan PEPERA tahun 1969. Dari hal ini terlihat jelas bahwa NKRI dan PBB telah melanggar Pasal 18 dari Perjanjian yang ditanda-tangani di gedung PBB tanpa meli- batkan Orang Papua sebagai Pemilik Wilayah tersebut.         


Peserta PEPERA di Fakfak

KESIMPULAN
2.   Pepera 1969 Tidak melalui Aturan Jelas.
3.  Rakya Papua Minta Negara Indonesian dan PBB Untuk Mengakui Kedaulatan Negara Papua Barat.


Read more »