Selamat Mengunjungi Di Situs Blog Amoghy News

Selasa, 30 Agustus 2016

Vespa Tua

"Vespa Tua"
Ada tete satu duduk di depan toko, dia juga tau klo dia punya celana ada tarobek. Trus ada satu cewek lewat, lalu cewek bilang begini:
"Ee... tete garasi ada tabuka tu...e"
Trus tete dgn penuh percaya diri jawab:
"Brarti ko su liat ada MOTOR TIGER HITAM parkir di dalamnya too?"
Cewek bilang:
"Ah trada... sa cuma liat MOTOR VESPA TUA yg bannya lagi KEMPES moo..."
Tete jawab:
"Biar MOTOR VESPA TUA tapi mesin KAWASAKI nyongg..."

Read more »

Rabu, 01 Juni 2016

Kapolres Nabire Mediasi Perdamaian Antara Suku Mee & Suku Jawa Terkait Bentrok Wonorejo

Kapolres Nabire Mediasi Perdamaian
1 June, 2016 20:02


Kasus pertikaian antara warga suku Mee dan suku jawa yang terjadi pada tanggal 15 mei 2016 lalu, akhirnya sepakat didamaikan melalui pertemuan kedua belah pihak yang dilaksanakan di Aula Polres Nabire, selasa kemarin (31/05).
Peretemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Semmy Ronny Thabaa, didampingi Kasat Binmas Polres Nabire, AKP Mardi Marpaung S.Sos, Kasat Intelkam Polres Nabire, AKP Burhanuddin P.
Sedangkan dari kedua belah pihak dihadirkan Lurah Bumi Wonorejo, Supadi, Abdul Gofur Ketua FKPN, dan Syamsudin, sebagai perwakilan suku jawa. Sedangkan dari suku Mee, diwakili Fabianus Tebai sebagai Kepala Suku Mee Mapia, Agus Tebai tokoh masyarakat, Didimus Mote warga jalur 4 Bumi Wonorejo, dan Tedi Butu.
Dalam pertemuan itu, Kapolres Nabire AKBP. Semmy Ronny Thabaa menyampaikan bahwa polisi dituntut untuk mengungkap kejadian pembunuhan yang terjadi di belakang ruangan ICU RSUD, yang mengakibatkan Prada Anggun Cahyo Utomo meninggal Dunia. Namun, setelah adanya pembayaran biaya pengobatan/ biaya ganti rugi, maka kasus tersebut tidak diproses melainkan dan dianggap masalah tersebut telah selesai.
Sementara itu, Kepala suku Mee Mapia, Fabianus Tebai menyampaikan bahwa, pihaknya menolak adanya isu dan informasi yang beredar bahwa keterlibatan masyarakat suku Mee Mapia yang menewaskan Alm. Prada Anggun Cahyo Utomo di RSUD Nabire.
Menurut Fabianus, ada dugaan keterlibatan oknum Pol-PP yang piket saat malam itu di RSUD Nabire dalam kejadian penganiayaan tersebut. Untuk itu, Fabianus meminta perlunya kerja sama antar warga Mee Mapia dengan warga Jawa di pos kamling jalur 5 Bumi wonorejo sehingga kedua suku tersebut kompak dan akrab.
Sementara itu, kepala Lurah BMW Pak Supadi meminta kepada seluruh masyrakat agar tidak terpancing terhadap adanya isu-isu yang terjadi ditengah masyarakat terutama kepada kedua belah pihak.

Read more »